Apa yang mau di cari? Di sini ya

Senin, 17 Juni 2013

bahas soal negara kita yok?

oke, kali ini saya akan membahas topik soal kenaikan BBM, kenapa? karena saya risih lihat mahasiswa demo yang ricuh, sebenarnya boleh aja ricuh tapi jangan ada sampe ada korban-korban gitu lah. Kenapa saya bilang boleh-boleh aja ricuh? karena itu sebagai "sanksi" untuk pemerintah ketika membuat sebuah kebijakan yang salah, ya toh?
 masalah ini bermulai ketika kita di manjakan dengan yang namanya SUBSIDI, betapa di manjakannya kita dengan subsidi ini. Pada tahun lalu kita Indonesia adalah negara yang subsidi BBM nya paling besar ke sembilan di seluruh DUNIA dan nomor wahid di ASIA! bukan penghasil BBM tapi subsidi yang terbesar, tahukah anda pemerintah sekarang menanggung beban biaya bensin anda sekitar Rp.5,500, jadi sebenarnya harga premium itu sekitar Rp.10,000 kenapa saya bilang "sekitar"? ya karena harga minyak Internasional kan tidak selalu stabil. Dan tahukah harga "asli" premium itu lebih mahal ketimbang Pertamax Ron 92, logika deh jadi pemerintah membuat sebuah minyak yang berkualitas dengan  harga yang murah untuk siapa? untuk kita masyarakat tercinta, ngerti nggak? kalau masih belum ngerti nanti comment ya, nati saya kasih nomor handphone saya jelaska secara pribadi.
Loh kalau gitu kenapa sekarang di naikan? pasti itu yang terlintas di pikiran kalian? ya kan? gini loh gini.. Berapa sih sehari kalian memakai premium? khususnya warga miskin, berapa seharinya? paling kuat 3 liter lah ya sehari, berarti anda di bantu pemerintah sekitar Rp.5,500 x 3 liter = 16,500, itu pemerintah bantu anda.. saya sekeluarga ada 3 mobil di rumah kita anggap biaya permobil 10 liter satu harinya berarti Rp.5,500 x 10 = 55,000 kan ya? di kali lagi tiga, kan mobil nya ada tiga, jadi berapa tuh???? itu baru saya dan keluarga, bagaimana kalau sebuah perusahaan. Kebetulan saya dan keluarga ada saham di batubara beberapa persen, itu seharinya bisa menghabiskan ratusan liter bahkan ribuan, bisa jutaan rupiah ya sebuah perusahaan di bantu oleh negara ddalam sehari itu.. masih nolak BBM? tau nggak kalian anggaran belanja Indonesia itu 317,2 triliun *kata pak beye sih* dan anggaran untuk subsidi BBM itu 193,8 triliun, gila kan? kalau BBM jadi naik sih APBN Indonesia naik jadi 297,7 triliun, ngerti?
tapi walaupun saya menyajikan data-data di atas bukan berarti saya mendukung kebijakan pemerintah ini, kan renacana nya ada BLSM (bantuan langsung sementara masyarakat). Dari awal dulu semenjak ada nya BLT (bantuan langsung tunai) saya tidak setuju karena tidak mendidik masyarakat, membuat masyarakat jadi bermental miskin, boleh miskin tapi mental nya harus kaya (bukan sok kaya). Cobalah perhatikan kemunculan BLT dan BLSM ini pas sewaktu mau pesta demokrasi, saya rasa ini pendongkrakan popularitas semata, saya yakin kalau pak SBY benar berpikir pakai nurani nya pasti setuju dengan apa yang saya katakan, BLSM ini tidak mendidik, lebih baik "uang lebih" dari hasil kenaikan BBM buat hal yang lebih baik, hal yang membuat masyarakat menjadi mandiri. contohnya? ya pikir lah pak SBY kan dia yang presiden bukan saya, atau fokus ke pembangunan infrastruktur dasar di daerah-daerah terpencil sana, kan bisa, ya pikirlah pokoknya, saya tidak di gaji untuk memikirkan hal itu -_-
udah ah capek, udah malem, mau tidur.. semoga bermanfaat :)
-Irfan Mukhtarudin Idham-